overlay

Daily Update - 01 Desember 2021

Daily Update - 01 Desember 2021

  • Global – Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah, di tengah kekhawatiran soal efektivitas vaksin untuk mengatasi infeksi Covid-19 Omicron. Dow Jones turun sebesar 652,22 poin atau -1,82% pada 34.483,72, S&P 500 turun 88,27 poin atau -1,88% pada 4.567,00 dan Nasdaq Composite turun 245,14 poin atau -1,55% pada 15.537,69. Saham Expedia Group
    anjlok hampir -3,3%, Norwegian Cruise Line Holdings jatuh -3,5%, dan Booking Holdings ambles hampir -3,7%. Imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun turun di bawah 1,45% karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi seiring varian baru. Ketua Federal Reserve AS mempertimbangkan untuk mengurangi tapering lebih cepat dari pada jadwal USD 15 miliar per bulan yang diumumkan awal bulan ini. Purchasing Managers’ Index (PMI) AS bulan November turun -6,6 ke level terendah 9 bulan di 61,8, lebih lemah dari ekspektasi 67,0. Selain itu, kepercayaan konsumen Conference Board AS November turun -2,1 ke level terendah 9 bulan di 109,5, lebih lemah dari ekspektasi 110,9. CEO Moderna mengatakan bahwa vaksin yang ada saat ini tampaknya tidak begitu efektif melawan varian omicron dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mengembangkan vaksin khusus omicron. Saham Moderna anjlok -4,4% pascapernyataan tersebut. Bursa Eropa ditutup melemah, Indeks Stoxx 600 Eropa ditutup 0,9% lebih rendah, indeks FTSE 100 ditutup turun 0,71%, indeks DAX berakhir lemah -1,18%, indeks CAC 40 ditutup rendah -0,81%. Inflasi zona euro melonjak ke rekor 4,9% secara tahunan di bulan November. Pertumbuhan produk domestik bruto kuartal ketiga Prancis dikonfirmasi pada 3% secara kuartalan, sementara inflasi naik ke tingkat tahunan 3,4% pada November, tertinggi sejak September 2008. Hari ini akan dirilis data stok minyak mentah AS, PMI manufaktur AS dan zona eropa, serta data ketenagakerjaan AS versi ADP November dan penjualan ritel Jerman.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup melemah, karena sentiment negative virus corona Omicron. Di China, komposit Shanghai naik sebesar 1,19 poin atau 0,03% pada 3.563,89, Shenzhen ditutup turun sebesar 14,46 poin atau -0,10% pada 14.795,73. Indeks Hang Seng Hong Kong turun sebesar 376,98 poin atau -1,58% pada 23.475,26. Bursa Jepang ditutup melemah dengan indeks Nikkei 225 turun sebesar -1,63% pada 27.821,76. Indeks Topix turun sebesar -1,03% pada 1.928,35. Data ketenagakerjaan Jepang bulan Oktober menunjukkan rasio lamaran pekerjaan berada di 1,15 dan tingkat pengangguran turun menjadi 2,7%. Produksi industri juga tumbuh 1,1% secara bulanan. Indeks Kospi di Korea Selatan turun sebesar -2,42% pada 2,839,01. Saham raksasa teknologi Samsung Electronics naik 0,97%, sementara SK Hynix dan pembuat baterai LG Chem masing-masing turun -0,43% dan -1,54%. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup naik sebesar 0,23% pada 7.256,00. Hari ini akan dirilis data PMI manufaktur Jepang, Korea Selatan dan pertumbuhan
    PDB Australia.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup melemah, JCI ditutup turun sebesar -1,10% pada level 6.533,93. Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 974 miliar pada seluruh pasar. Yield SBN berjatuh tempo 10 tahun yang merupakan yield acuan obligasi negara berbalik menguat 4,5 basis poin ke level 6,267%. Rupiah ditutup stagnan ke level Rp 14.323/US$. Hari ini akan dirilis data tingkat inflasi Indonesia per November dan PMI manufaktur Indonesia.