overlay

Daily Update - 02 Desember 2021

Daily Update - 02 Desember 2021

  • Global – Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah, setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengkonfirmasi kasus pertama varian Covid-19 Omicron di AS. Dow Jones turun sebesar 461,68 poin atau -1,27% pada 34.022,04, S&P 500 turun 53,96 poin atau -1,17% pada 4.513,04 dan Nasdaq Composite turun 283,64 poin atau -1,82% pada 15.254,05. Saham American Airlines turun nyaris -8%, Delta Air Lines turun -7,3%, United Airlines turun -7,5%, Boeing turun -4,8%. Saham Norwegian Cruise Line turun -8,8%, Carnival -7%, Wynn Resorts turun -6,1% dan Hilton Worldwide turun -3,8%. Saham perusahaan ritel juga terpukul, Saham Nordstrom ditutup merosot -5,3% dan Kohl kehilangan -5,6%. Slip gaji pegawai swasta AS versi ADP tercatat bertambah 534.000 unit pada November, atau di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan penambahan 506.000 unit. Sementara itu, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur AS versi IHS Markit pada November berada di 58,3, lebih rendah dari yang diharapkan pasar, yakni 59,1. Bursa Eropa ditutup melemah. Indeks Stoxx 600 Eropa ditutup 0,9% lebih rendah, ndeks FTSE 100 ditutup turun 0,71%, indeks DAX berakhir lemah -1,18% dan indeks CAC 40 ditutup rendah -0,81%. PMI manufaktur akhir November zona euro berada di 58,4, sedikit meningkat dari 58,3 pada Oktober. Namun jauh dari perkiraan awal 58,6. Hari ini akan dirilis data klaim tunjangan pengangguran AS per 27
    November, tingkat pengangguran Uni Eropa per Oktober dan diadakan rapat OPEC+.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup mayoritas menguat. Di China, komposit Shanghai naik sebesar 13,00 poin atau 0,36% pada 3.576,89, Shenzhen ditutup turun sebesar 1,49 poin atau -0,01% pada 14,794,25. PMI manufaktur versi Caixin/Markit dilaporkan turun menjadi 49,9 pada bulan lalu, dari sebelumnya pada Oktober lalu sebesar 50,6. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 183,66 poin atau 0,78% pada 23.658,92. Bursa Jepang ditutup menguat dengan indeks Nikkei 225 naik sebesar 0,41% pada 27.935,62. Indeks Topix naik sebesar 0,44% pada 1.936,74. PMI manufaktur versi Jibun
    Bank/Markit tercatat naik atau berekspansi ke angka 54,5 pada bulan ini, dari sebelumnya pada bulan lalu yakni Oktober di angka 53,2. Indeks Kospi di Korea Selatan naik sebesar 2,14% pada 2,899,72. PMI manufaktur Korea Selatan naik menjadi 50,9 pada November, dari sebelumnya pada Oktober lalu di angka 50,2. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup turun sebesar -0,28% pada 7.235,90. Surplus perdagangan Australia bulan Oktober mencapai 11,22 miliar dolar Australia (sekitar $7,97 miliar) berdasarkan penyesuaian musiman. Hari ini akan dirilis data keyakinan konsumen Jepang per November, inflasi November Korea Selatan dan pertumbuhan PDB Q3 Korea Selatan.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup melemah, JCI ditutup turun sebesar -0,40% pada level 6.507,68. Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 623 miliar pada seluruh pasar. Yield SBN berjatuh tempo 10 tahun yang merupakan yield acuan obligasi negara kembali menguat 2,6 bp ke level 6,293%. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya inflasi sebesar 0,37% secara bulanan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,5 pada November 2021. Sementara itu, PMI Manufaktur Indonesia November 2021 di posisi 53,9 atau turun dari 57,2 pada bulan sebelumnya. Rupiah ditutup melemah 0,1% ke level Rp 14.343/US$.