overlay

Daily Update - 03 Desember 2021

Daily Update - 03 Desember 2021

  • Global – Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat, setelah sempat tumbang akibat sentimen omicron. Dow Jones naik sebesar 617,75 poin atau 1,82% pada 34.639,79, S&P 500 naik 64,06 poin atau 1,44% pada 4.577,10 dan Nasdaq Composite naik 127,27 poin atau 0,84% pada 15.381,32. Saham maskapai, kasino, dan energi memimpin kenaikan pada
    perdagangan kemarin. Delta Air Lines naik 9,3%, MGM Resorts naik 7,7%, Hilton Worldwide naik 7,4%, Norwegian Cruise Line naik 7,7%, Wynn Resorts naik 8,2%, Occidental Petroleum naik 2,4%, dan Baker Hughes naik 2,5%. Boeing naik 7,5% setelah Pemerintah Tiongkok kembali mengizinkan 737 Max terbang. Klaim tunjangan pengangguran awal AS mencapai
    222.000 untuk pekan yang berakhir 27 November. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan, yakni sebesar 240.000. Sementara, posisi periode sebelumnya menunjukkan angka 199.000 pelapor klaim tunjangan pertama kali, yang merupakan terendah sejak November 1969. Bursa Eropa ditutup melemah. Indeks Stoxx600 turun 1,15%, DAX Jerman turun 1,35%, FTSE Inggris turun 0,55%, CAC Prancis turun 1,25%, FTSE MIB Italia turun 1,39%. Hari ini akan dirilis data PMI non-manufaktur AS versi ISM per November, tingkat pengangguran AS, data non-farm payrolls (NFP) atau penyerapan tenaga kerja di luar sektor pertanian AS per November, PMI sektor jasa Spanyol, Italia, Prancis, Jerman, Uni Eropa, Inggris dan produksi industri Prancis Oktober.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup bervariasi, adanya kekhawatiran pasar terkait varian Omicron dan rencana bank sentral AS yang mempertimbangkan untuk mempercepat pengurangan pembelian obligasi atau tapering. Di China, komposit Shanghai turun sebesar 3,05 poin atau -0,09% pada 3.573,84, Shenzhen ditutup turun sebesar -0,19% pada
    14,765,56. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 0,56% pada 23.788,93. Perusahaan media sosial China Weibo Corp berencana membanderol sahamnya seharga HK$272,8 per saham dalam penawaran publik kedua di bursa Hong Kong. Weibo berpeluang mengumpulkan dana hingga US$ 385 juta. Bursa Jepang ditutup melemah dengan indeks Nikkei 225 turun sebesar -0,65% pada 27.753,37. Indeks Topix turun sebesar -0,54% pada 1.926,37. Indeks Kospi di Korea Selatan naik sebesar 1,57% pada 2,945,27. Saham raksasa chip Samsung Electronics melonjak 1,88% dan saham SK Hynix meroket 3%.
    Sedangkan saham chip kelas berat lainnya, yakni LG Chem dan Naver masing-masing melesat 1,25% dan 2,18%. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup turun sebesar -0,15% pada 7.225,20. Hari ini akan dirilis data PMI sektor jasa China, Jepang dan Australia.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup menguat, JCI ditutup naik sebesar 1,17% pada level 6.583,82. Investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp 90,43 miliar pada seluruh pasar. Yield SBN berjatuh tempo 10 tahun yang merupakan yield acuan obligasi negara naik 8,9 bp ke level 6,382%. Rupiah di tutup melemah 0,17% ke level Rp 14.378/US$. Bank Indonesia (BI) memproyeksi neraca transaksi berjalan atau current account balance Indonesia akan mengalami surplus pada tahun ini. Neraca transaksi berjalan pada akhir 2021 diperkirakan surplus pada kisaran 0,3 hingga 0,5%. Berdasarkan catatan BI, transaksi berjalan pada kuartal III/2021 mencatatkan surplus sebesar US$4,5 miliar atau setara dengan 1,5 persen dari PDB.