overlay

Daily Update - 03 Mei 2021

Daily Update - 03 Mei 2021

  • Global – Bursa saham Amerika ditutup melemah, saham-saham teknologi kelas berat membebani pasar saham meski mencatat kinerja yang memuaskan. Dow Jones turun sebesar 185,51 poin atau -0,54% pada 33.874,85, S&P 500 turun 30,30 poin atau -0,72% pada 4.181,17 dan Nasdaq Composite turun 119,86 poin atau -0,85% pada 13.962,68. Selama April 2021, Indeks S&P 500 menguat sekitar 5%, Dow Jones naik 2,7%, dan Nasdaq menguat 5,4%. Saham Amazon turun -0,11%, perusahaan mencatat kenaikan laba tiga kalilipat menjadi US$ 8,1 miliar dalam triwulan pertama 2021, dengan penjualan naik 44% ke US$ 108 miliar. Saham Twitter turun -15,2% setelah mengumumkan laporan pendapatannya naik 28% ke US$ 1,04 miliar pada triwulan pertama 2021 dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, Saham Apple turun -1,5% setelah Uni Eropa menduga App Store melanggar peraturan antimonopoli. Biro Analisis Ekonomi melaporkan Pendapatan dan pengeluaran pribadi AS pada bulan Maret masing-masing naik 21,1% dan 4,2%. Bursa Eropa ditutup melemah, setelah data resmi menunjukkan zona Eropa kembali mengalami resesi. Indeks Stoxx600 Eropa turun -0,31%, DAX Jerman turun -0,12%, FTSE Inggris naik 0,12%, CAC Prancis turun -0,53%, FTSE MIB Italia turun -0,56%. Eurostat melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) zona Eropa terkontraksi 0,6% pada triwulan pertama 2021. Hari ini akan dirilis data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur AS dan Zona Eropa periode April 2021.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup melemah, investor di Asia Pasifik akan terus memantau situasi Covid-19 di India. Di China, komposit Shanghai turun sebesar 28,04 poin atau -0,81% pada 3.446,86, Shenzhen ditutup turun sebesar 25,51 poin atau -0,18% pada 14,438,57. PMI manufaktur China yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional turun ke level 51,1
    di bulan April, dari level 51,9 pada bulan Maret. Sebaliknya menurut versi Caixin, PMI manufaktur China naik ke level 51.9 di bulan April dari level 50.6 pada bulan sebelumnya. Indeks Hang Seng Hong Kong turun sebesar 578,38 poin atau -1,97% pada 28.724,88. Bursa Jepang ditutup melemah dengan indeks Nikkei 225 turun 241,34 poin atau -0,83% pada 28.812,63. Indeks Topix turun 10,82 poin atau -0,57% pada 1.898,24. Tingkat pengangguran Jepang turun menjadi 2,6% di bulan Maret dari 2,9% di periode Februari. Sementara itu, PMI final Jepang versi Jibun Bank naik ke level 53,6 di bulan April dari level 52,7. Indeks Kospi di Korea Selatan turun sebesar 26,21 poin atau -0,83% pada 3.147,86. Produksi industri Korea Selatan tumbuh 4,7% secara tahunan, namun terkoreksi 0,8% bulanan pada April. Di sisi lain, penjualan ritel melonjak 10,9% secara tahunan dan 2,3% secara bulanan di bulan Maret. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 ditutup turun sebesar 56,50 poin atau -0,80% pada 7.025,90. Hari ini akan dirilis data PMI manufaktur Australia periode April 2021.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup melemah, JCI ditutup turun sebesar -0,28% pada level 5.995,62. Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 186 miliar pada seluruh pasar. Yield obligasi pemerintah seri acuan bertenor 10 tahun turun sebesar 3 bps ke level 6,476%. Rupiah ditutup menguat 0,03% ke level Rp 14.445/US$. Hari ini akan dirilis data PMI manufaktur Indonesia periode April, yang diperkirakan berada di 54. Selain itu juga akan dirilis data inflasi periode April yang diperkirakan tingkat inflasi bulanan 0,165%, inflasi tahunan 1,45% dan inflasi inti tahunan 1,16%.