overlay

Daily Update - 04 Mei 2021

Daily Update - 04 Mei 2021

  • Global – Bursa saham Amerika ditutup mayoritas menguat, saham-saham terkait pemulihan ekonomi melonjak seiring pelonggaran lockdown. Dow Jones naik sebesar 238,38 poin atau 0,70% pada 34.113,23, S&P 500 naik 11,49 poin atau 0,27% pada 4.192,66 dan Nasdaq Composite turun 67,56 poin atau -0,48% pada 13.895,12. Royal Caribbean dan American
    Airlines masing-masing naik di atas 1%. Peritel Gap naik di atas 7%. Dillard menguat hampir 10%, sementara Macy naik 8%. Urban Outfitters dan Kohl's masing-masing naik di atas 5%. Saham Verizon naik 0,2% setelah raksasa telekomunikasi itu mengatakan akan menjual grup medianya ke perusahaan investasi Apollo Global Management senilai US$ 5 miliar. Berkshire Hathaway naik 1,6% setelah melaporkan kenaikan laba operasi sebesar 20% dan melanjutkan program buyback saham. Purchasing Managers’ Index (PMI) sektor manufaktur AS pada April 2021 tercatat 60,7, turun dibandingkan bulan sebelumnya 64,7. Selain itu, imbal hasil obligasi treasury AS ber tenor 10 tahun turun 2,1 bps ke 1,61%. Bursa Eropa
    ditutup menguat. Indeks DAX Jerman dan CAC 40 Prancis masing-masing diperdagangkan 0,7% dan 0,6% lebih tinggi, sementara bursa Inggris ditutup untuk hari libur nasional. PMI manufaktur Zona Eropa naik menjadi 62,9 di bulan April dari sebelumnya 62,5 pada Maret. Meski di bawah perkiraan awal 63,3, laporan kali ini menunjukkan hasil tertinggi sejak awal
    survei Juni 1997. Hari ini akan dirilis data penjualan mobil AS periode April 2021 dan data perdagangan internasional AS periode Maret 2021.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup melemah, seiring kekhawatiran pasar atas kembali meningkatnya kasus Covid-19 di sebagian negara Asia. Bursa China dan Jepang tutup untuk libur nasional kemarin. Indeks Hang Seng di Hong Kong turun sebesar 367,34 poin atau -1,28% pada 28.357,54. Pemerintah Hong Kong melaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2021 mencapai 7,8%. Angka tersebut merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 11 tahun. Indeks Kospi di Korea Selatan turun sebesar 20,66 poin atau -0,66% pada 3.127,20. IHS Markit melaporkan PMI Manufaktur Korea Selatan bulan April turun menjadi 54,6, dari sebelumnya bulan Maret sebesar 55,3. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup naik sebesar 3,00 poin atau 0,043% pada 7.028,80. PMI manufaktur Australia mencapai rekor tertinggi 59,7 pada bulan April di tengah pemulihan dari pandemi. Hari ini akan dirilis data inflasi Korea Selatan periode April 2021, data perdagangan Australia periode Maret 2021 dan pengumuman suku bunga acuan Australia.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup melemah, JCI ditutup turun sebesar -0,66% pada level 5.952,60. Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 106 miliar pada seluruh pasar. Imbal hasil obligasi pemerintah seri acuan bertenor 10 tahun kembali naik sebesar 0,5 bps ke posisi 6,481%. Badan Pusat Statistik mengumumkan inflasi pada April 2021 sebesar 0,13% secara bulanan dan inflasi tahunan tercatat 1,42%. Pada April 2021, inflasi inti tercatat 1,18% YoY, terendah sejak BPS mulai mencatat inflasi inti pada 2004. PMI manufaktur Indonesia pada April 2021 berada di level 54,6, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 53,2, sekaligus tertinggi dalam sejarah sejak April 2011. Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 0,07% ke level Rp 14.450/US$.