overlay

Daily Update - 06 Desember 2021

Daily Update - 06 Desember 2021

  • Global – Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah, setelah laporan pekerjaan November mengecewakan dan pelemahan juga dipicu kekhawatiran varian baru Covid-19 omicron. Dow Jones turun sebesar 59,71 poin atau -0,14% pada 34.580,08, S&P 500 turun 38,67 poin atau -0,84% pada 4.538,43 dan Nasdaq Composite turun 295,85 poin atau -1,92% pada 15.085,47. Saham teknologi anjok cukup dalam, Tesla turun -6,4% dan Zoom Video kehilangan -4,1%. Sementara, DocuSign anjlok -42,2% setelah perusahaan mengeluarkan panduan penjualan kuartal keempat yang lebih rendah dari perkiraan. Saham Las Vegas Sands turun hampir -3,7% dan Delta Air Lines tergerus -1,8%. Sementara Norwegian Cruise Line tertekan -4,5% dan Karnaval terkoreksi hampir -3,9%. Laporan pekerjaan Nonfarm payrolls November meningkat hanya 210.000, jauh di bawah 573.000 pekerjaan yang diperkirakan. Namun, tingkat pengangguran turun tajam menjadi 4,2%, lebih
    baik dari perkiraan 4,5%. Bursa Eropa ditutup melemah. Indeks FTSE 100 di Inggris turun -0,55%, indeks CAC 40 di Perancis turun -1,25%, dan indeks DAX di Jerman turun -1,35%. PMI komposit Zona Euro berada pada 55,4, naik dari 54,2 Oktober, tetapi di bawah perkiraan awal 55,8. Sementara itu, Dassault Aviation melonjak 6,5% setelah UEA membeli 80 jet
    Rafale F4. Jerman melarang penduduknya yang tidak divaksinasi melakukan mobilitas menekan penyebaran omicron. Regulator kesehatan Inggris memberikan lampu hijau untuk penggunaan obat Covid-19 terbaru. Obat itu merupakan pengembangan yang dilakukan perusahaan farmasi GlaxoSmithKline.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup menguat,. Di China, komposit Shanghai naik sebesar 33,60 poin atau 0,94% pada 3.607,43, Shenzhen ditutup naik sebesar 126,49 poin atau 0,86% pada 14,892,05. Indeks Hang Seng Hong Kong turun sebesar 22,24 poin atau -0,09% pada 23.766,69. Bursa Hong Kong terbebani sektor teknologi setelah raksasa ridehailing
    Didi mengumumkan akan mengambil langkah-langkah delisting dari New York Stock Exchange setelah 6 bulan melantai di Amerika Serikat. Saham Didi merosot sebanyak -14% karena berita tersebut. Bursa Jepang ditutup menguat dengan indeks Nikkei 225 naik sebesar 1,00% pada 28.029,57. Indeks Topix naik sebesar 1,63% pada 1.957,86. Indeks Kospi di Korea Selatan naik sebesar 0,78% pada 2,968,33. Pemerintah Korea Selatan, menyetujui untuk meningkatkan anggaran tahun depan sebesar 3,3 triliun won bersih menjadi 607,7 triliun won ($516,42 miliar) untuk mendukung pemulihan ekonomi yang lebih cepat dan membantu mereka yang terkena pandemi. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup naik sebesar 0,22% pada 7.241,20.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup melemah, JCI ditutup turun sebesar -0,69% pada level 6.583,51. Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 146.39 miliar pada seluruh pasar. Yield obligasi pemerintah seri acuan berjatuh tempo 10 tahun kembali menguat 1,1 bp ke level 6,393%. Rupiah ditutup melemah 0,4% ke level Rp 14.398/US$. Mulai
    perdagangan hari ini, Bursa Efek Indonesia melakukan pembaharuan dengan menambahkan beberapa fitur sepanjang perdagangan berlangsung seperti pengaturan mekanisme perdagangan saat pre-opening dan pre-closing yakni dengan menambahkan fitur Indicative Equilibrium Price (IEP), Indicative Equilibrium Volume (IEV), serta aturan random closing.
    Hari ini akan dirilis data penjualan sepeda motor Indonesia per Oktober.