overlay

Daily Update - 08 September 2021

Daily Update - 08 September 2021

  • Global – Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah, di tengah sentimen dampak varian delta terhadap pembukaan kembali ekonomi. Dow Jones turun sebesar 269,09 poin atau -0,76% pada 35,100,00, S&P 500 turun 15,40 poin atau -0,34% pada 4,520,03 dan Nasdaq Composite naik 10,81 poin atau 0,07% pada 15,374,33. Penguatan saham Netflix Inc., Amazon.com Inc. dan Apple Inc. mendorong pergerakan Nasdaq. Goldman Sachs mendowngrade proyeksi pertumbuhan ekonomi AS karena varian delta dan memudarnya stimulus fiskal. Pihaknya memperkirakan pertumbuhan ekonomi 5,7% pada 2021, di bawah konsensus 6,2% serta memangkas proyeksi kuartal IV menjadi 5,5% dari 6,5%. Bursa Eropa ditutup melemah, investor berspekulasi bahwa bank sentral Zona Eropa akan bersiap untuk menarik stimulus. Stoxx 600 turun 0,49%, DAX Jerman turun 0,56%, FTSE Inggris turun 0,53%, CAC Prancis turun 0,26%, FTSE MIB Italia turun 0,72%. Jerman mempublikasikan survey ZEW bulan September, yang menunjukkan sentimen ekonomi di negara tersebut
    terkontraksi ke 26.5, sementara Uni Eropa di 31.1, keduanya lebih rendah dari ekspektasi. Sebaliknya, Pertumbuhan ekonomi Zona Eropa di revisi naik menjadi 2.2% secara kuartalan dari sebelumnya 2%, di atas perkiraan. Pelaku pasar menantikan pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis pekan ini.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup mayoritas menguat, ditopang sentimen neraca perdagangan China. Di China, komposit Shanghai naik sebesar 54,73 poin atau 1,51% pada 3,676,59, Shenzhen ditutup naik sebesar 156,29 poin atau 1,07% pada 14,702,90. Ekspor China tumbuh sebesar 25,6% secara tahunan, melampaui akspektasi 17,1%. Sedangkan
    impor China tumbuh 33,1% secara tahunan. Neraca perdagangan China mencapai $58,34 miliar, dibandingkan dengan perkiraan $51,05 miliar dan angka $56,59 miliar bulan sebelumnya. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 190,00 poin atau 0,73% pada 26,353,63. Bursa Jepang ditutup menguat dengan indeks Nikkei 225 naik sebesar 0,86% pada 29,916,14. Indeks Topix naik sebesar 1,09% pada 2,063,38. Saham SoftBank Group melonjak 9,86% setelah perusahaan membuat kesepakatan pertukaran saham strategis dengan Deutsche Telekom. Menurut data Pemerintah Jepang, pertumbuhan ekonomi Jepang naik 1,9% secara tahunan, lebih tinggi daripada proyeksi awal 1,3% dan di atas perkiraan. Indeks Kospi di Korea Selatan turun sebesar -0,50% pada 3,187,42. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup naik sebesar 0,02% pada 7,530,30. Reserve Bank Australia (RBA) menegaskan suku bunga baru akan dinaikkan hingga pertumbuhan upah dan inflasi mencapai target, dan hal tersebut diperkirakan baru akan terjadi di tahun 2024. Selain itu, RBA memutuskan memangkas pembelian obligasi sebesar 1 miliar dolar Australia (742,60 juta dolar AS) per minggu menjadi 4 miliar dolar Australia.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup melemah, JCI ditutup turun sebesar -0,17% pada level 6,112,40. Investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp 188 miliar pada seluruh pasar. Yield obligasi pemerintah seri acuan bertenor 10 tahun kembali menguat 2,3 bps ke level 6,116%. Rupiah menguat 0,07% ke level Rp 14.213/US$. Bank Indonesia mengumumkan cadangan devisa per akhir Agustus 2021 sebesar US$ 144,8 miliar. Naik US$ 7,5 miliar dari bulan sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah. Hari ini akan dirilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia per Agustus.