overlay

Daily Update - 13 September 2021

Daily Update - 13 September 2021

  • Global – Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah, karena ketidakpastian ekonomi. Dow Jones turun sebesar 271,66 poin atau -0,78% pada 34.607,72, S&P 500 turun 34,70 poin atau -0,77% pada 4.458,58 dan Nasdaq Composite turun 132,76 poin atau -0,87% pada 15.115,49. Dalam sepekan, Dow turun sekitar -2,2% memasuki pekan negatif kedua
    berturut-turut, S&P 500 turun sekitar -1,7% dan Nasdaq Composite melemah -1,6%. Apple turun -3,3%. Dalam persidangan yang diawasi ketat antara Apple dan Epic Games, diputuskan bahwa Apple tidak bisa lagi memaksa pengembang untuk menggunakan pembelian dalam aplikasi. Saham Spotify Technology naik 0,7%, sementara Activision Blizzard dan Electronic Arts, keduanya naik sekitar 2%. Producer prices index (PPI) AS bulan Agustus menunjukkan biaya grosir untuk bisnis naik 8,3% secara tahunan, kenaikan terbesar sejak 2010. PPI naik 0,7% untuk bulan ini, di atas perkiraan sebesar 0,6%. Bursa Eropa ditutup melemah, karena investor mempertimbangkan kekhawatiran kenaikan inflasi dan kebijakan bank sentral Eropa. Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 0,3%, setelah naik pada hari sebelumnya. Sepanjang minggu ini indeks acuan ini turun -1,2%. Sektor utilitas anjlok -1,3% memimpin penurunan. Ekonomi Inggris naik hanya 0,1% pada Juli, karena penyebaran varian delta Covid-19 memperlambat aktivitas ekonomi. Sementara itu, Indeks harga konsumen Jerman tumbuh 0,1% di bulan Agustus, menandai kenaikan tahunan 3,4%.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup menguat, pasar mencermati saham-saham teknologi China. Di China, komposit Shanghai naik sebesar 9,98 poin atau 0,27% pada 3.703,11, Shenzhen ditutup naik sebesar 73,34 poin atau 0,50% pada 14.771,87. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 489,91 poin atau 1,91% pada 26.205,91. Pemerintah China diberitakan akan menangguhkan persetujuan untuk game online baru di negara tersebut sehingga membuat saham game merosot. Namun, setelah pasar tutup, media mengoreksi laporan tersebut dengan mengatakan regulator akan memperlambat proses persetujuan. Bursa Jepang ditutup menguat dengan indeks Nikkei 225 naik sebesar 1,25% pada 30.381,84. Indeks Topix naik sebesar 1,29% pada 2.091,65. Pergerakan pasar saham Jepang yang ditopang harapan stimulus baru dari Perdana Menteri baru, mendorong Nikkei melonjak 4,3% minggu lalu. Indeks Kospi di Korea Selatan naik sebesar 0,36% pada 3.125,76. Di antara saham kapital besar, pembuat chip SK Hynix naik 1,94%, sementara operator portal web Naver dan operator aplikasi mobile messenger Kakao masing-masing melonjak 2,76% dan 1,17%. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup naik sebesar 0,50% pada 7.406,60. Hari ini akan dirilis data inflasi produsen Jepang periode Agustus 2021 dan data ekspektasi inflasi Australia periode September 2021.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup menguat, JCI ditutup naik sebesar 0,44% pada level 6.094,87. Investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp 202 miliar pada seluruh pasar. Yield obligasi pemerintah seri acuan bertenor 10 tahun berbalik melemah 3,6 bps ke level 6,155%. Investor asing masih melakukan akumulasi beli terhadap SBN, per 9 September 2021 total kepemilikan asing adalah Rp 989,87 triliun. Naik Rp 4,75 triliun dibandingkan sepekan sebelumnya. Indonesia mencetak rekor terendah positivity rate COVID-19 yakni 3,05% per kemarin, di bawah angka ideal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 5%. Rupiah ditutup menguat 0,35% ke level Rp 14.203/US$.