overlay

Daily Update - 14 September 2021

Daily Update - 14 September 2021

  • Global – Bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi, pasar menantikan data inflasi AS. Dow Jones naik sebesar 261,91 poin atau 0,76% pada 34.869,63, S&P 500 naik 10,15 poin atau 0,23% pada 4.468,73 dan Nasdaq Composite turun 9,91 poin atau -0,07% pada 15.105,58. Delapan dari 11 sektor S&P menguat dipimpin sektor energi. APA Corp dan Marathon Oil ditutup naik lebih dari 7% memimpin kenaikan. Saham Nike jatuh setelah BTIG menurunkan peringkat saham dengan alasan tantangan rantai pasokan yang disebabkan pandemi. Moderna ditutup turun lebih dari -6% Imbal hasil treasury AS 10-tahun turun -1,8 basis poin menjadi 1,323%. Defisit anggaran bulanan AS Agustus tercatat sebesar -$170,6 miliar lebih kecil dari ekspektasi -$175,0 miliar. Para pimpinan perwakilan Partai Demokrat AS mencoba untuk menggulirkan kembali rencana kenaikan tarif pajak, terutama bagi orang pribadi yang mampu dan badan usaha untuk membiayai belanja yang membengkak akibat penanganan pandemi virus corona. Target yang ingin dicapai adaah menambah penerimaan negara sebanyak US$ 2,9 triliun dalam tempo 10 tahun. Hari ini akan dirilis data inflasi AS periode Agustus 2021. Sementara ini, bank sentral AS cabang New York merilis data ekspektasi inflasi periode Agustus 2021 untuk setahun ke depan sebesar 5,2%. Ekonom
    memprediksi inflasi AS melonjak 5,3%. Bursa Eropa ditutup menguat, investor terus mempertimbangkan keputusan kebijakan terbaru Bank Sentral Eropa dan data inflasi. Pan-European Stoxx 600 mengakhiri perdagangan naik 0,3% setelah merosot 1,2% minggu lalu. Saham minyak dan gas menguat 2,8%. Perusahaan minyak dan gas Prancis-Amerika
    TechnipFMC naik 7% memimpin Stoxx 600 setelah menyetujui untuk menjual saham (spinoff) di perusahaan Technip Energies.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup mayoritas menguat, menyusul sentimen kekhawatiran terhadap data ekonomi negara-negara maju yang akan dirilis pekan ini. Di China, komposit Shanghai naik sebesar 12,26 poin atau 0,33% pada 3.715,37, Shenzhen ditutup turun sebesar 66,04 poin atau -0,45% pada 14.705,83. Indeks Hang Seng Hong Kong turun sebesar 392,10 poin atau -1,50% pada 25.813,81. Saham raksasa teknologi Meituan, Alibaba Group dan Tencent Holdings masing-masing turun -4,5%, -4,2%, dan -2,5%. Selain itu, Pengembang kantor China SOHO China jatuh -35% dalam penurunan harian terbesar sejak listing lebih dari 14 tahun yang lalu setelah Blackstone Group Inc BX.N membatalkan
    kesepakatan pengambilalihan senilai $3 miliar. Bursa Jepang ditutup menguat dengan indeks Nikkei 225 naik sebesar 0,22% pada 30.447,37. Indeks Topix naik sebesar 0,29% pada 2.097,71. Indeks Kospi di Korea Selatan naik sebesar 0,07% pada 3.127,86. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup naik sebesar 0,25% pada 7.425,20.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup melemah, JCI ditutup turun sebesar -0,11% pada level 6.088,16. Investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp 44 miliar pada seluruh pasar. Yield obligasi pemerintah seri acuan bertenor 10 tahun kembali menguat 0,7 bps ke 6,162%. Rupiah ditutup melemah 0,35% ke level Rp 14.253/US$. Pemerintah memutuskan untuk terus melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 di Jawa-Bali hingga 20 September 2021. Bioskop di kota Level 2 dan 3 dapat beroperasi dengan kapasitas 50%.