overlay

Daily Update - 21 April 2021

Early Edition - 21 April 2021

  • Global – Bursa saham Amerika ditutup melemah, meningkatnya kasus Covid-19 di seluruh dunia menyebabkan investor kembali keluar dari saham-saham siklikal. Dow Jones turun sebesar 256,33 poin atau -0,75% pada 33.821,30, S&P 500 turun 28,32 poin atau -0,68% pada 4.134,94 dan Nasdaq Composite turun 128,50 poin atau -0,92% pada 13.786,27.
    Saham Netflix turun 9% pada pasca perdagangan setelah raksasa streaming video itu gagal mencapai target pengguna baru pada triwulan pertama 2021. Sebelumnya, Netflix menargetkan 6,2 juta pelanggan, tetapi hanya terealisasi 3,98 juta. Saham United Airlines turun -8,5% setelah melaporkan kerugian lima kuartal berturut-turut. Boeing Co jatuh 4,1% karena kepergian tak terduga dari kepala keuangannya, yang mempersulit perusahaan untuk pulih dari pandemi dan krisis 737 MAX. Kasus baru Covid-19 secara global kembali melesat yakni bertambah 628 ribu atau naik hampir dua kali lipat meski vaksinasi massal di seluruh belahan bumi sudah dilancarkan. Benchmark imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun 38 basis poin menjadi 1,56%. Bursa Eropa ditutup melemah, pasar mengkhawatirkan peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara. Indeks Stoxx600 turun 1,9%, DAX Jerman turun 1,55%, FTSE Inggris turun 2%, CAC Prancis turun 2,09%, FTSE MIB Italia turun 2,44%. pengangguran Inggris turun secara tak terduga untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 4,9% pada periode hingga akhir Februari, meskipun ada tindakan penguncian Covid-19 yang ketat secara nasional.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup mayoritas melemah. Di China, komposit Shanghai turun sebesar 4,61 poin atau -0,13% pada 3.472,94, Shenzhen ditutup turun sebesar 15,90 poin atau -0,11% pada 14,101,90. Bank sentral China mempertahankan suku bunga kredit acuan 1 tahun di level 3,85%, sementara untuk suku bunga kredit acuan 5 tahun tetap di level 4,65%. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 29,58 poin atau 0,10% pada 29.135,73. Bursa Jepang ditutup melemah dengan indeks Nikkei 225 turun -1,97% pada 29.100,38. Indeks Topix turun sebesar -1,55% pada 1.926,25. Indeks Kospi di Korea Selatan naik sebesar 21,86 poin atau 0,68% 3.220,70. Pasar modal India tutup karena libur. India mencatat 259.170 kasus Covid-19 baru dalam sehari pada Selasa kemarin. Kemungkinan pengetatan pembatasan aktivitas akibat meningkatnya kasus Covid-19 di India, importir minyak ketiga terbesar di dunia, menekan harga minyak. Harga minyak mentah jenis Brent turun 0,72% ke US$ 66,57 per barel. West Texas Intermediate turun 1,48% ke US$ 62,44 per barel. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup turun -0,68% pada 7.017,80. Hari ini akan dirilis data Indeks Harga Produsen Korea Selatan periode Februari 2021 dan Penjualan Ritel Australia periode Maret 2021.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup melemah, JCI ditutup turun sebesar -0,19% pada level 6.038,32. Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 108 miliar pada seluruh pasar. Yield Surat Berharga Negara seri acuan dengan tenor 10 tahun kembali turun sebesar 4,6 bp ke level 6,429%. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk
    mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 3,50%. Sementara suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%. Nilai tukar Rupiah ditutup menguat 0,34% ke level Rp 14.498/US$.