overlay

Daily Update - 26 April 2021

Daily Update - 26 April 2021

  • Global – Bursa saham Amerika ditutup menguat, di tengah kekhawatiran upaya Gedung Putih menaikkan pajak capital gain. Dow Jones naik sebesar 227,59 poin atau 0,67% pada 34.043,49, S&P 500 naik 45,19 poin atau 1,09% pada 4.180,17 dan Nasdaq Composite naik 198,39 poin atau 1,44% pada 14.016,81. IHS Markit mencatat Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur AS meningkat menjadi 60,6 pada paruh pertama bulan April 2021. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Mei 2007 dan lebih tinggi dari level 59,1 pada Maret 2021. Penjualan rumah baru AS juga melesat ke level tertinggi lebih dari 14 tahun di bulan Maret 2021. Penjualan rumah keluarga tunggal melonjak 20,7% menjadi 1,021 juta unit bulan lalu dan tertinggi sejak Agustus 2006. Bursa Eropa ditutup melemah, di tengah banyaknya data ekonomi dan pendapatan perusahaan. Indeks Stoxx 600 turun -0,2%, dengan sektor perawatan kesehatan melemah -1,1%. PMI komposit Zona Eropa
    menunjukkan kecepatan pemulihan ekonomi yakni tercatat di level 53,7 pada April versus 53,2 pada Maret. Begitupun dengan PMI gabungan Inggris melonjak menjadi 60,0 pada April dari 56,4 di Maret karena pelonggaran bertahap dari lockdown. Penjualan ritel di Inggris melonjak 5,4% bulan ke bulan pada Maret 2021, menyusul kenaikan 2,2% di bulan Februari dan mengalahkan perkiraan pasar sebesar 1,5%. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak rekor lonjakan pada Juni tahun lalu.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup mayoritas menguat, lonjakan kasus covid-19 di beberapa negara di Asia mendorong penguatan saham perawatan kesehatan. Di China, komposit Shanghai naik sebesar 9,05 poin atau 0,26% pada 3.474,17, Shenzhen ditutup naik sebesar 142,41 poin atau 1,00% pada 14,351,86. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 323,41 poin atau 1,12% pada 29.078,75. Saham alat kesehatan di Hong kong melonjak lebih dari 3% di tengah kekhawatiran atas melonjaknya Covid-19 secara global. Bursa Jepang ditutup melemah dengan indeks Nikkei 225 turun sebesar 167,54 poin atau -0,57% pada 29.020,163 Indeks Topix turun sebesar 7,52 poin atau -0,39% pada 1.914,98. Inflasi tahunan Jepang tumbuh menjadi -0,2% pada Maret 2021, dari sebelumnya di level -0,4%. Sedangkan inflasi bulanan Jepang juga tumbuh ke level 0,2% dari sebelumnya pada Februari 2021 di level 0,1%. Adapun inflasi inti Jepang pada Maret 2021 naik menjadi -0,1%, dari sebelumnya di level -0,4%. Pemerintah Jepang berencana untuk memberlakukan kembali keadaan
    darurat, terutama di Tokyo dan kota-kota besar lainnya dari 25 April hingga 11 Mei. Indeks Kospi di Korea Selatan naik sebesar 8,58 poin atau 0,27% pada 3.186,10. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup naik sebesar 5,30 poin atau 0,075% pada 7.060,70. Pasar masih tetap memantau situasi Covid-19 di India, hampir 350.000 infeksi harian baru tercatat pada hari Minggu.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup menguat, JCI ditutup naik sebesar 0,38% pada level 6.016,86. Investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp 41 miliar pada seluruh pasar. Secara akumulatif dalam sepekan, JCI anjlok -1,14% (69,39 poin) dari 6.086,26 pada akhir pekan lalu. Imbal hasil obligasi pemerintah seri acuan bertenor 10 tahun kembali naik
    sebesar 3,8 basis poin ke level 6,484%. Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 0,03% ke level Rp 14.525/US$.