overlay

Daily Update - 29 April 2021

Daily Update - 29 April 2021

  • Global – Bursa saham Amerika ditutup melemah, setelah bank sentral AS menahan suku bunga acuan tidak berubah di level 0-0,25% dan mengisyaratkan akan mempertahankan kebijakan moneter yang longgar untuk beberapa waktu meskipun ekonomi menguat dan inflasi naik. Dow Jones turun sebesar 164,55 poin atau -0,48% pada 33.820,38, S&P 500 turun 3,54 poin atau -0,085% pada 4.183,18 dan Nasdaq Composite turun 39,19 poin atau -0,28% pada 14.051,03. Boeing kehilangan hampir -3% setelah membukukan kerugian kuartalan keenam berturut-turut, sehingga membebani Dow. Saham induk Google, Alphabet naik 3%. Pendapatan Alphabet tumbuh 34% dari tahun lalu dan lebih baik dari perkiraan. Sementara saham Microsoft merosot -2,8% meski kinerja perusahaan melampaui perkiraan. Microsoft mengalami pertumbuhan pendapatan terbesar sejak 2018, berkat keuntungan penjualan PC. Presiden AS dijadwalkan akan mengumumkan detil rencana belanja US$ 1,8 triliun dan kebijakan pajak yang ditujukan untuk membantu warga AS. Rencana tersebut akan mendongkrak pajak penghasilan menjadi 39,6% bagi penduduk terkaya AS dan keuntungan transaksi di pasar modal bagi yang berpenghasilan di atas US$ 1 juta. Bursa Eropa ditutup bervariasi. Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi sedikit berubah, dengan sektor perbankan naik 1,5% dipimpin lonjakan saham Deutsche Bank. Sementara sektor industri turun 0,7%. Hari ini akan dirilis data Pertumbuhan ekonomi AS Kuartal I-2021 dan Klaim asuransi pengangguran AS yang diperkirakan akan bertambah 549.000 atau memburuk jika dibandingkan dengan periode sebelumnya sebanyak 547.000.
  • Regional – Bursa saham Asia Pasifik ditutup mayoritas menguat, pelaku pasar menanti komentar dari bank sentral AS terkait dengan inflasi. Di China, komposit Shanghai naik sebesar 14,46 poin atau 0,42% pada 3.457,07, Shenzhen ditutup naik sebesar 134,30 poin atau 0,94% pada 14,398,38. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 129,80 poin atau 0,45% pada 29.071,34. Saham Alibaba naik 2% di bursa Hong Kong, di tengah beredarnya investigasi China terhadap Jack Ma terkait proses perizinan cepat yang diperoleh Ant Group ketika listing tahun lalu. Bursa Jepang ditutup menguat dengan indeks Nikkei 225 naik sebesar 62,08 poin atau 0,21% pada 29.053,97. Indeks Topix naik sebesar 5,51 poin atau 0,29% pada 1.909,06. Indeks Kospi di Korea Selatan turun sebesar 33,95 poin atau -1,06% pada 3.181,47. Regulator setempat bersiap untuk mencabut larangan terkait transaksi short selling saham pada Mei mendatang. Alhasil sebelum larangan tersebut dicabut dan menimbulkan peningkatan volatilitas, investor mulai merealisasikan keuntungannya. Sementara itu, di Australia indeks S&P/ASX 200 ditutup naik sebesar 30,90 poin atau 0,44% pada 7.064,70. Biro Statistik Australia melaporkan inflasi di kuartal I-2021 turun 0,6%, dari kuartal IV-2020 tumbuh 0,9%. Investor akan mengamati saham pemasok Apple di Asia-Pasifik setelah raksasa teknologi itu melaporkan pendapatan kuartalan yang melonjak, dengan penjualan 54% melonjak dari tahun lalu.
  • Domestik – Bursa Indonesia ditutup menguat, JCI ditutup naik sebesar 0,25% pada level 5.974,48. Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 478 miliar pada seluruh pasar. Yield SBN bertenor 10 tahun yang menjadi acuan obligasi negara kembali naik sebesar 4,6 bps ke 6,499%. Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 0,10% ke level Rp 14.500/US$.